Namaku rhezsa,umurku 18 tahun,aku sekolah di salah satu sma terkemuka di kotaku,

aku mempunyai seorang kakak kelas yang menurutku sangat menarik, namanya k sindhu, karena,meskipun menurut orang biasa saja, tapi menurutku dia mempunyai aura yang membuatnya terlihat sangat tampan dan menarik perhatianku, meski dia sedikit lebih pendek dariku, rambutnya yang bergelombang dipotong pendek, membuatnya semakin menarik, ditambah lagi,dia memelihara sedikit janggut yang membuatku gemas melihatnya, wajahnya tipe imut, kalau melihatnya memakai pakaian pramuka lengkap rasanya aku ingin menggaulinya,

suatu waktu setelah selesai latihan rutin, saat semua anak sudah pulang aku masih menunggu angkot tapi tiba tiba,”rhe,belum dapet angkot ? Mau ku anterin pa ?”tanyanya, “ga ngerepotin k ?” kataku, “ga koq,dari pada kamu g pulang” katanya lagi, “ok,k thnkx ya…”jawabku,

lalu aku membonceng di belakangnya,dengan tanganku sedikit memeluk pinggangnya dan dadaku sedikit merapat ke punggungnya,

lalu setelah beberapa menit berlalu, tiba tiba hujan datang dengan lebatnya sehingga membuat kami berdua basah kuyup, lalu,”kita ke rumahku saja dulu ya rhe”,katanya, “terserah k sindhu aja” jawabku,

lalu sesampainya kami di rumah k sindhu kulihat kalau kami sudah basah kuyup, karena basah kuyup itu pakaian k sindhu melekat ke tubuhnya, dia benar benar terlihat sexy seperti itu…

Lalu dia pergi ke kamarnya untuk ganti baju dan meninggalkanku di ruang tamu dengan duagelas susu hangat satu untuknya dan satu gelas untukku,untuk menghangatkan badan katanya,

lalu k sindhu keluar dari kamarnya dengan bertelanjang dada dan membawa dua buah kaos di tanganya,

tubuhnya memang tak seputih daniel radcliffe tapi dia benar benar sexy meskipun ada sedikit lemak di perutnya,

lalu di berikanya satu kaos yang dipegangnya ke aku,lalu dia sendiri memakai kaos satunya lagi,”koq sepi k ?” tanyaku, “bonyok lagi pergi,paling pulangnya besok lusa “jawabnya, lalu saat dia memakai kaosnya,ketika tanganya terangkat,kedua ketiaknya terbuka lebar dan menampakkan indahnya kedua ketiaknya… Lalu dia kembali ke kamarnya,katanya ingin ganti celana, dilanda nafsu yang begitu besar aku mengendap endap masuk ke kamarnya, ketika masuk kulihat k sindhu mulai melepas celana pramukanya, maka terpampanglah celana dalam putihnya itu, lalu entah setan dari mana yang merasukiku, tiba tiba aku memeluknya dari belakang dan segera menyumpal mulutnya dengan saputangan putih tanpa renda yang selalu ku bawa ke mana mana, lalu kedua tanganya kuikat jadi satu di belakang dengan tali pramuka yang ku bawa di tasku,lalu ku bawa dia ke kasurnya, mukanya jadi merah padam, aku rasa dia benar benar marah padaku(jelas lah !) lalu aku mulai mencoba membuka bajunya,karena susah akhirnya kusobek saja bajunya dengan gunting yang ku temukan di meja belajar k sindhu, k sindhu meronta ronta berusaha supaya aku tidak membuatnya telanjang, tapi hal itu tak berarti apa apa, saat sudah ku sobek memanjang pada bagian dadanya,terpampanglah dadanya yang ternyata ditumbuhi bulu bulu halus yang membuatku langsung mendekatkan hidungku untuk mencium bau nikmatnya,lalu aku mulai menjilati,mengecup,menyedot,memilin,dan menghisap hisap kedua putingnya dan k sindhu hanya menggeram geram dan melakukan perlawanan tak berarti, sebetulnya aku ingin merasakan ketiaknya,tapi susah,karena terhimpit oleh tanganya yang terikat, lalu,aku membenamkan mukaku di dadanya yang berambut cukup lebat itu dan ku hirup aroma yang sangat menggugah nafsu yang keluar dari dadanya yang rambutnya basah karena keringat itu,kemudian ciumanku kunaikan ke lehernya itu, hawa kamar yang menjadi panas atau karena alasan lain membuat kami berdua mandi keringat, lalu sambil aku menjilati lehernya yang berkeringat itu,tanganku mulai mengelus elus rambutnya itu,

lalu ku buka sumpal di mulutnya dan sebelum dia sempat berkata apa apa,aku sudah mencium bibirnya yang menawan itu,ku masukan lidahku ke rongga mulutnya,ku hisap hisap hingga k sindhu kesulitan bernafas hingga tersengal sengal,lalu ku tarik mulutku dan kembali ku sumpal mulutnya, lalu aku turun ke bawah dan mulai membuka CDnya dengan gunting tadi, dan k sindhu kembali meronta ronta berusaha untuk menghalangi perbuatanku, namun akhirnya CD nya terbuka juga, lalu sambil tanganku meraba raba pahanya yang cukup berbulu itu dengan gerakan memijit,mulutku mulai menjilati kontolnya yang berukuran sekitar 19 cm itu dengan diameter 5cm, ku jilat dari ujung kontolnya hingga buah pelirnya,ku kulum buah pelirnya bergantian,lalu kembali ku jilat kontolnya dan kadang ku kulum sebentar,lalu aku turun lagi ke bawah dan mencapai anusnya,ku jilat jilat anusnya itu,lalu ku tusuk tusukkan lidahku,kemudian kumasukan jariku ke dalamnya lalu kembali ku jilat anusnya,dan ku tusuk tusukkan lidahku ke dalam anusnya, sehingga dari tadi k sindhu terus menerus mengerang keenakkan, “Arrghhh….”erangnya, lalu aku kembali ke kontolnya dan mengulumnya,aku sengaja memperlambat permainan ini supaya k sindhu tidak segera keluar, lalu akhirnya,”Crrooott!!!” keluarlah pejuh kental putih itu,dan langsung ku telan semuanya,

kulihat k sindhu sudah kelelahan,terlihat dari nafasnya yang tak beraturan,keringatnya yang bercucuran dan juga dari raut wajahnya, lalu ku buka sumpal mulutnya supaya dia dapat mengatur nafasnya, lalu ku buka ikatanya dan langsung ku angkat tanganya,begitu tanganya terangkat aku dapat melihat kedua ketiaknya yang sangat indah itu, langsung ku cium bau nikmatnya,dan ku jilat jilat ketiak yang sangat indah itu bergantian, lalu ciumanku kembali naik ke bibirnya,ku masukan lidahku ke dalamnya dan dia membalasnya ! Lidah kami bergelut hebat di dalam, lalu aku terkejut saat tiba tiba ada tangan yang memelukku erat, aku baru ingat kalau aku sudah melepaskan ikatan pada tanganya, lalu kurasakan kalau dia mengelus elus punggungku yang berkeringat sehingga membuat kaos pinjaman k sindhu menempel ketat di badanku, lalu dia membalikkan tubuhku,sehingga aku di bawah dan dia menindih tubuhku,lalu kurasakan kalau dia mulai mencoba membuka bajuku, lalu kami melakukan french kiss lagi sampai sekitar 10 menit, setelah bajuku terbuka,dia mulai menciumi leherku yang basah oleh karena keringat,lalu mulai turun lagi ke arah dadaku,dijilatnya puting susuku,sasanya benar benar nikmat,kemudian di hisap hisapnya puting susuku yang membuatku mengerang nikmat sambil menjambak jambak kecil rambutnya yang membuatku bernafsu itu, lalu jilatanya turun ke arah ketiakku yang membuat eranganku semakin keras,di jilat jilatnya ketiakku itu, lalu tiba tiba,ciumanya turun ke arah kontollku yang masih terbungkus oleh celana dalam dan celana pramuka, lalu di bukanya celanaku di mulai dari sabukku lalu ke kaitan celanaku dan akhirnya sletingku juga dibukanya,lalu celana pramukaku ditariknya ke arah bawah,dan di lepaskanya dari tubuhku,lalu didekatkanya mukanya ke arah kontolku yang masih tertutup celana dalam, ternyata dia sudah menemukan gunting tadi, lalu di guntingnya CD ku itu, maka terpampanglah kontolku yang sudah ngaceng penuh itu, dan terlihat mengkilap karena air maniku, lalu dijilatnya kontolku pada daerah V hingga ujung kontolku, membuatku bergetar nikmat, lalu dia kembali menjilati kontolku yang membuatku mengerang nikmat, lalu jilatannya turun ke arah biji pelirku, dikulum kulumnya biji pelirku bergantian, nikmat sekali rasanya, membuatku melayang layang, lalu jilatanya kembali turun ke arah anusku di jilatnya anusku lalu di tusuk tusukkanya lidahnya ke dalam anusku, sepertinya dia cepat belajar,pikirku,

lalu kupikir dia mulai kehabisan ide,maka aku mengambil inisiatif untuk k sindhu dapat mengentotku, lalu ku posisikan pantatku di atas kontol k sindhu yang sudah ngaceng penuh lagi, lalu secara perlahan ku turunkan pantatku,ku gesek gesekkan anusku ke kontol k sindhu yang besar itu,dan rasanya sangat nikmat bagi kami berdua,karena kami berdua mengerang keras, lalu aku mulai menurunkan pantatku lagi,dan,”plop” kepala kontolnya berhasil masuk terasa sedikit nyeri di anusku, lalu aku menunggu sebentar untuk anusku dapat beradaptasi, lalu aku mulai menurunkan lagi pantatku secara sangat sangat perlahan, dan,”bless” kontolnya masuk semua ke dalam anusku yang masih perawan dan sangat ketat itu, dan k sindhu mengerang hebat,mukanya yang sedang mengerang itu membuat rasa sakitku itu hilang, lalu saat aku mulai menaik turunkan pantatku itu,tanganku sibuk memainkan kedua puting susunya dan di membalasnya dengan memainkan kedua puting susuku itu, lalu tubuhku menunduk dan kami melakukan french kiss dan badanya dengan badanku benar benar menempel jadi satu, kemudian setelah beberapa menit,k sindhu bilang kalau dia akan segera keluar dan dia mengocok kontolku itu dengan buasnya,hingga aku keluar dulu dan pejuhku mengenai dadanya,lalu dia juga keluar di dalam tubuhku, lalu aku ambruk ke dadanya karena kelelahan dan kamipun tertidur bertindihan, rasanya benar benar nyaman,

lalu saat aku terbangun,waktu sudah menunjukan pukul 1 pagi, dan perutku terasa lapar, ku lihat kalau k sindhu masih tertidur di sebelahku,mungkin karena kecapekan,tpi wajahnya yang sedang tidur itu benar benar cute dan membuatku mencium keningnya dan tanganku mengelus elus tubuh sexynya itu,lalu kupakaikan di selimut karena hawa yang kurasa cukup dingin dan aku mencari piama milik k sindhu di lemari pakaianya dan memakainya,lalu aku pergi ke dapur dan membuat 2 mie instan,setelah jadi sebetulnya aku mau ngocok di atas mienya tapi aku takut kalau nggak ilok,akhirnya 2 mie instan siap di nikmati, lalu aku kembali ke kamar k sindhu,ku kecup dahinya,dia mulai agak bangun,lalu langsung ku kecup bibirnya, akhirnya matanya terbuka juga dan aku berkata,”makan dulu yuk k,biar bisa tarung lagi”, “iy,rhe,kamu emank pinter,kuat di ranjang lagi”pujinya, lalu kami menikmati mie instan buatanku, setelah cukup istirahat kami kembali ke kamar dan bersiap siap melakukan ronde yang kedua dan di awali dengan french kiss….