k pawit, potongan rambutnya mirip k sindhu hanya sedikit lebih pendek,

dia sedikit lebih tinggi dariku karena hobinya adalah basket,tapi tidak jangkung,menurutku dia sangat proporsional,

aku sering memperhatikanya secara diam diam,

waktu itu aku sudah cukup dekat dengan k pawit karena pdkt ku yang mungkin berlebihan, aku mulai mencari fbnya,lalu ku ambil nomor hpnya dan aku mulai mengiriminya sms sms gokil, lalu dia juga terkadang membalas smsku, dan saat dia membalas smsku hatiku sangat senang rasanya seperti terbang di awan awan, aku selalu mendoakanya supaya dia mau membalas smsku, hingga akhirnya kami bisa di bilang cukup dekat,

suatu malam saat kedua orang tuaku sedang tidak di rumah,k pawit menelfonku kalau dia ingin meminjam buku catatanku,

lalu otak jahatku tiba tiba bekerja, aku mencari obat tidur yang pernah ku minum karena aku pernah tak bisa tidur dan aku beli obat tidur di toko 24 jam di dekat rumahku dan selang 5 menit aku langsung tertidur,

saat semua alat” untuk rencanaku siap,tiba tiba di benaku terbayang bagamana jika tiba tiba orang tuaku pulang,bagaimana jika… tapi nafsuku sudah mengalahkan segala galanya, jam 8 k pawit datang mengenakan kaos hijau dengan lambang devil + jaket polos dengan gambar simbol kelasnya di bagian belakangnya dengan resletingnya terbuka semua dan aku persilakan dia duduk di ruang tamu,lalu aku katakan kalau aku mau membuatkan minuman,dia bilang dia ingin jus jeruk saja, maka aku ke dapur dan tiba tiba ada telefon, lalu aku minta tolong ke k pawit untuk mengangkatnya, terdengar suara k pawit hanya berkata ya ya ya, lalu saat k pawit sudah menutup telefonya aku bertanya, “dari siapa k ?”, “dari om sama tante,katanya ga bisa pulang hari ini,paling besok siang”jawab k pawit, oh,dewi fortuna besertaku,

lalu segera saja ku bubuhkan obat tidur yang sudah ku haluskan sebelumnya, lalu ku campurkan ke minumanya dan ku aduk,

lalu aku keluar dari dapur dengan membawa segelas jus jeruk untuk k pawit, “berarti malam ini aku tidur sendirian k,k pawit temenin aku ya k ?” kataku seraya menyerahkan gelas itu ke k pawit, “takut ya rhe ?” ,tanya k pawit, “g we . . . buat temen ajah,diminum dulu k”,tawarku “oh iy rhe,bukumu yang mau ku pinjam mana rhe?” “oh iy,sebentar k,ku ambil dulu”

lalu aku pergi ke kamarku untuk mengambil buku catatanku,saat aku kembali,kulihat k pawit sudah tertidur di sofa, kupikir rencanaku cukup berhasil, lalu aku mendudukanya di kursi kayu dan membuka semua pakaianya, kumulai dari jaket hingga kaosnya lalu kujilati dan ku sedot puting susunya sampai tegak melenting, lalu kulanjutkan dengan celana panjang dan CD nya,lalu kupeluk kakinya yang berbulu itu,wah rasanya benar benar nikmat,lalu ku kulum kontolnya itu,walaupun masih tidur,tapi ukuranya cukup besar,secara perlahan kontol itu mulai bangkit dan akhirnya ngaceng penuh dengan panjang sekitar 21 cm dan diameter sekitar 5 cm, dan biji kontolnya tergantung indah di sana, lalu ku kulum juga buah pelirnya itu,aku tak menyangka aku dapat menikmati tubuh indah milik k pawit, aku tak mau sampai k pawit keluar cepat, lalu aku segera menjilati anusnya yang berwarna merah muda itu,kakinya ku angkat ke pundakku dan kedua tanganku sibuk memainkan kedua bongkahan pantatnya,dan dengan lidahku,ku tusuk tusuk lubang anus k pawit,lalu jariku juga mulai ikut menusuk nusuk anusnya pertama dari satu jari,terasa agak sempit,lalu mulai ku maju mundurkan jariku dan akhirnya terasa cukup licin,lalu dua jari masih terasa sempit,ku beri kedua jariku air liurku lalu kembali ku maju mundurkan kedua jariku,lalu sebelum ku masukan jariku yang ketiga aku meludah di anus k pawit dan ku tusuk tusuk anusnya dengan lidahku,lalu aku menyedot nyedot anus k pawit dan terdengar erangan dari mulut k pawit yang tertidur pulas, lalu aku bersiap siap memasukkan tiga jariku dan ” bless ” ketiga jariku yang basah masuk dengan cukup mulus dan terasa sangat ketat sekali,dan k pawit mengerang kesakitan dengan suara yang pelan tapi kedua matanya masih terpejam rapat, bosan dengan jariku,aku membuka semua pakaianku,dan aku ingin supaya k pawit mau mengulum kontolku,lalu aku mengikat perut k pawit dengan sandaran kursi jadi satu,lalu ku angkat ketiaknya yang lebat seperti hutan itu,ku jilat jilat ketiak yang penuh dengan rambut itu (anus + rambut = daerah kesukaanku) hingga rambut di ketiak k pawit basah kuyup,lalu ku posisikan kontolku di ketiaknya,lalu ku jepitkan kembali tanganya dan kumaju mundurkan kontolku di ketiaknya yang berbulu,rasanya benar benar nikmat luar biasa,kontolku terasa di pijit dan juga ada rasa keri,”ah,nikmatnya” saat terasa ada getaran di kontolku aku segera menghentikanya,lalu aku mengambil hpku,ku tempelkan ujung kontolku ke bibir seksi k pawit dan ku foto tepat di mukanya,lalu tubuh telanjangnya juga kufoto beberapa kali, lalu ku taruh kembali hpku di meja belajarku, lalu aku membuka mulutnya perlahan dengan kedua tanganku dan ku tempelkan bibirku di mulutnya itu,kusedot sedot mulutnya,agaknya aku tidak takut dia bangun,sebab aku telah mengikatnya,lalu ku masukan lidahku ke mulutnya,lidahku menelusuri setiap rongga mulutnya,ku kira obat tidur itu memang sangat kuat, lalu aku tetap memaksa mulut k pawit terbuka dan aku memasukan kontolku yang sudah ngaceng penuh itu di mulut k pawit,lalu aku menyodok nyodokkan kontolku seakan menyodomi anus k pawit,lalu mata k pawit seperti akan terbuka,maka segera saja kucabut kontolku yang berlumuran air liur k pawit dan tanpa pemanasan ku tusukkan kontolku ke anus k pawit dan k pawit langsung menjerit kesakitan sangat keras,lalu segera saja kucium mulutnya untuk membungkamnya dan kedua tanganku memeluknya erat supaya dia tak dapat bergerak,dia benar benar kaget,kesakitan,dan tidak terima,tapi aku terus menciumnya hingga dia hampir kehabisan nafas dan akhirnya kelelahan sehingga dengan sangat terpaksa dia tidak melawan lagi,tapi aku terus mencipoknya dan kedua tanganku mulai bermain dan memijit kedua puting susunya,lama lama kurasa k pawit memejamkan kedua matanya dan mulai mendesah nikmat meski kontol besarku tetap bersarang di anusnya, lalu secara sangat perlahan aku mulai menggerakkan kontolku sambil mulutku tetap mencium k pawit, lalu tanganku mulai menjamah ketiak lebatnya, semakin lama gerakan kontolku semakin ku percepat,hingga akhirnya,”croot…”aku keluar juga di dalam anus k pawit, tapi k pawit masih belum keluar,lalu aku mulai mengocok kontol k pawit dengan liar dan akhirnya pejuh k pawit muncrat ke dadaku dan dada k pawit, lalu aku memeluknya erat erat,aku merasa tenang sekali bisa bersandar di bahu k pawit,

k pawit,i love u 4ever…