Kuteguk gelas demi gelas bir yang temanku sediakan. Sengaja aku memenuhi tantangan temanku untuk saling adu kuat minum bir. Karena saya tidak mau disebut anak mami. Karena tidak terbiasa, maka mulailah kepalaku terasa pening dan perasaan melayang. Ketika akan berdiri, jalanku mulai sempoyongan. Si Welly temanku langsung saja menangkap tubuhku dan memapahku keranjangnya. Kerjaku hanya ketawa cengengesan saja. Tiba-tiba si Welly mulai membuka bajuku, celana jeans dan….. akhirnya celana dalamku. Dengan tetap cengengesan, saya bertanya kenapa dia menelanjangiku. Dengan tenangnya si Welly mngatakan kalau dia akan memberikan perasaan yang enak untukku. Sambil menjamah tubuhku dan menciumiku, tangannya mulai bergerilya dan akhirnya kontolku mulai dikocoknya. Dengan lemas saya mendorong tangannya agar perbuatannya itu ia hentikan. Tapi si welly bukannya berhenti, malahan semakin kuat mencengkeram kontolku dan jari tangannya yang satu lagi mulai mengais liang duburku. Sungguh perih dan terasa ingin buang air besar.Mulailah dia menjilati kepala kontolku yang mirip cendawan. Dan mengulum batang kontol serta buah zakarku. Perasaanku tidak menentu. Antara sedap, kesakitan serta tetap cengengesan,maka terpancutlah air maniku. Setelah menelan semua air mani yang keluar dari batang kontolku, maka si Welly mulai menanggalkan bajunya satu persatu hingga bugil. Si Welly mulai membalikkan tubuhku dan menyuruhku doggie style. Dan batangnya mulai menerobos lubang duburku yang masih perawan. Dengan tetap cengengesan, saya menahan rasa sakit di lubang duburku. Setelah beberapa menit, maka terpancutlah air mani si Welly didalam lubang duburku. Si Welly langsung memeluk tubuhku dan merebahkannya sambil memelukku dari belakang. Kami berdua tertidur dengan batang kontol si Welly tetap didalam lubang duburku. Keesokan paginya saya terbangun karena merasakan ada sesuatu yang mulai mengembang didalam duburku. Dengan agak linglung barulah kuingat-ingat kalau ternyata semalam si Welly telah memperkosaku. Dan pagi ini, sambil memeluk tubuhku dari belakang, dia telah memulai meyodok dan menarik kembali kontolnya. Dan sekali lagi duburku dipenuhi cairan maninya. Aku tersentak bangun dan menjauhkan tubuhku darinya sambil mulai menangis seperti anak kecil. Karena merasakan perihnya duburku. Si Welly membujukku dan katanya dia mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Maka tiap hari setelah pulang kuliah saya pasti mampir ketempat kostnya. Karena disana si Welly akan mulai menelanjangiku dan mengangkangkan kakiku sambil dengan setia mengolesi duburku dengan salep. Tapi setiap kali pula kontolku akan dijilat, diemut, dan dimasukkan kedalam lubang duburnya. Begitu pula lubang duburku kini semakin terasa membesar karena kontolnya yang 21 cm itu selalu memasuki lubang duburku dan mengisi cairan maninya. Sungguh inilah akibat karena tidak mau disebut anak mami, akhirnya lubang duburku semakin membesar.