baca sambil coli sangat dianjurkan!

Namaku Fredo (nama samaran) aku kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta yang cukup terkemuka di bilangan Jakarta Barat. Aku berperawakan tinggi kurang lebih 183 cm dengan berat 75kg. Aku benar-benar mengurus badanku, sehingga terbentuklah tubuh ideal ini yang sering megundang lirikan para wanita di kampusku, hanya saja mereka tidak tahu kalau aku lebih suka dengan pria-prianya.

Aku boleh dibilang salah satu orang yang sangat menyukai fantasi sex yang menggebu-gebu, sampai-sampai tulisan-tulisan di kamar mandi kampusku yang terkadang seronok bisa mendorong kontolku untuk berdiri dan langsung kukocok sampai spermaku bermuncratan di lantai kamar mandi kampusku, dan aku lebih suka untuk membiarkannya belepotan di lantai kamar mandi, supaya ada orang yang melihat, bahwa baru saja ada orang yang melampiaskan nafsu di situ.

Satu hari, aku ke kampus seperti biasa dan duduk-duduk di kantin kampusku, dan melihat-lihat pria-pria di kampusku yang beraneka rupa. Ada yang macho, ada yang cute, ataupun biasa-biasa saja. Mendadak akupun mulai berfantasi dan lagi-lagi terdorong niatku untuk coli di kamar mandi kampusku. Pada saat itu kampus memang sedang sepi karena sedang dalam jam pelajaran. Akupun masuk ke kamar mandi, dan kukunci pintunya, dan mulailah aku membuka celanaku, dan mengeluarkan kontolku yang sudah ngaceng (18 cm) dan mulai kukocok. Karena sepi, akupun mendapat keberanian untuk sedikit mendesah menumpahkan nafsuku…aghhh…ogh…seiring dengan kocokan-kocokan liar di batang kontolku yang makin mengeras.

Tiba-tiba ada suatu hal yang membuatku kaget setengah mati. Pintu kamar mandi tempatku sedang berdesah-desahan terbuka. Ternyata kuncinya sudah dol…Sial pikirku. Dan spontan akupun langsung menutupi kontolku yang jelas-jelas sedang ngaceng berat, dan tidak bisa ditutupi. Orang itu berdiri membelalak sekitar ½ menit, sebelum dia mengatakan “loe gila ya!!” orang itu tinggi besar kurang lebih sama denganku yaitu sekitar 180an dengan badan yang jelas-jelas tempaan dari fitness yang rutin. Aku tidak bisa bicara sepatah katapun, hanya malu yang kudapat, dan perlahan kontolku mulai menciut karena gairahku hilang. Tiba-tiba dia mengatakan hal yang lebih mengejutkanku lagi katanya : “ Oh, jadi elo yang sering ninggalin peju di lantai kamr mandi” akupun tersentak kaget dan dengan gugup akupun menganngguk dengan pasrah. “ngga papah lagi! Santai aja, gua ngerti kok orang-orang kaya elo” katanya dengan gaya santai dan menenangkan. Tiba-tiba dia menengok ke luar, dan seperti mengajak seseorang untuk masuk, dan tak lama masuklah seorang lagi yang tidak begitu tinggi, tapi badannya berisi. Mereka mengunci pintu kamar mandi, dan sambil melihat tajam ke arahku, mereka berkata “mendingan elo kita bantuin aja biar lebih seru” kontan akupun terperanjat, dan kontolkupun mulai tegak lagi seiring dengan mereka menanggalkan kaos mereka dan mempertontonkan badan-badan atletis yang selama ini hanya bisa kulihat di fitness center ataupun vcd gay.

Wuaaahh akupun mengangguk dan belum sempat aku mengiyakan, salah satu dari mereka memelukku dan menciumku dengan nafsu, sedangkan yang satunya memelukku dari belakang dan memainkan putting serta kontolku. Kontan akupun melenguh keenakan hhhoooghhhhh……ooghhhhh…yeahh…di depanku kini terpampang pria dengan dada yang bidang, dan perut yang rata serta tonjolan kontol yang ditempelkan ditanganku yang bebas. Akupun meremas-remasnya. Diapun mendesah jantan ooghhh….perlahan diapun merayap ke bawah, dan dengan mulutnya yang rakus dia melumat dan menghisap kontolku yang luar biasa keras, seiring dengan pria di belakangku menjilati pantatku…..aaaaaagggghhhhh……kontolku di hisap bersamaan dengan lumatan-lumatan liar di lubang pantatku…akupun mendesah keenakan aaagghhhh…..oooooghhhhh……badanku gemetar karena nafsu dan tiba-tiba kurasakan jilatan pada lubang kontolku yang membuatku kegelian dan ,mendesah penuh nafsu….aaaarghhhh…oooghhhhhh….gilaaaaa!!!!! tiba-tiba kurasakan lubang pantatku di tusuk dari belakang dengan 3 jari pria di belakangku….oooagghhhhhh…yesssssssss…prostatku dimainkannya, dan kontolku masih saja dipermainkan dengan mulut pria di depanku. Akupun tak tahan lagi…aku merasa orgasmeku semakin dekat, aku berteriak kecil….”

gua mo muncrraaatttt…aghhh…” merekapun makin bernafsu mempermainkanku sambil berteriak dengan kata-kata yang membuatku makin terangsang “siipp…muncratin aja men, keluarin semua pejulo, keluarin!!! Jangan ditahan-tahan…ayooo men.”.sambil tangan mereka terus mengocok kontol dan lubang pantatku Dan akupun sampai pada puncaknya…tubuhku gemetar menahan nafsu yang menggelegak, kontolku berdenyut-denyut liar di tangan pria di depanku…..dannnn…..aaaaagggggggghhhhhhhhhhhh……ccrrootttttttt….crrooottttttttt…..hooooaaaaaaaaaaahhhhhhhhh…….crotttttttt….crroooottttttttt…….pejuku muncrat banyak dan dengan semprotan-semprotan yang jauh yang membuat mereka berteriak kesenangan “yoooiii men…..banyak bgt peju lo…gilaaa!!!!”

hooohhhh….aku terkulai lemas di pelukan mereka, dan mereka menjilati kontolku bergantian yang menimbulkan rasa ngilu tak terkira, yang membuatku hampir pingsan…..setelah itu, merekapun merapikan diri dan akupun merapikan diriku, dan kamipun menginggalkan kamar mandi itu dengan lantai yang belepotan oleh peju kenikmatanku. Dan kamipun berteman baik sejak itu.